Nona, jika aku tunjukkan kau selembar foto tua bergambar aku sedang bercakap mesra dengan dirinya, masih maukah kau memujanya sedemikian dalam?
Nona, jika kuberi tahu kau agenda-agenda aku pergi dengannya setiap kali berada di pelabuhan yang sama sementara di waktu bersamaan kau sedang menulis untaian kata cinta mendayu-dayu untuknya, maukah kau berjanji untuk tak berbalik badan lalu terisak dendam?
Nona, jika aku bercerita tentang masa yang lalu ketika aku merasa sakit yang sama karena sebab yang sama denganmu, aku harap itu biasa saja untukmu.
Dan Nona, jika ia mengusap rambutmu, janganlah marah jika kubilang itu tidak spesial sama sekali.
Nona, sang lelaki tak mengenal cinta.